Muhammad Riza Chalid (lahir sekitar 1960) adalah seorang pengusaha Indonesia yang dikenal luas lewat peranannya dalam industri perdagangan minyak dan gas (migas), serta sejumlah bisnis lain yang tersebar lintas sektor. Namanya sering muncul di kalangan elit bisnis dan pemerintahan, meskipun dia jarang tampil di media publik.


🛢️ Jejak Bisnis dan Kekayaan

Riza Chalid dikenal sebagai salah satu pemain besar dalam impor minyak untuk Indonesia, terutama melalui keterlibatannya dengan Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) — anak usaha Pertamina yang berbasis di Singapura dan selama bertahun-tahun menjadi pintu besar perdagangan minyak mentah masuk ke Indonesia.

Dia juga disebut sebagai “saudagar minyak” atau “The Gasoline Godfather” karena dominasi dan jaringan bisnisnya di sektor ini.

Selain migas, bisnis Riza mencakup:

  • Perdagangan minyak dan gas melalui beberapa perusahaan seperti Global Energy Resources, Supreme Energy, Paramount Petroleum, Straits Oil, Cosmic Petroleum.
  • Ritel mode dan minuman
  • Perkebunan kelapa sawit
  • Lembaga pendidikan dan tempat bermain anak (mis. sekolah internasional dan fasilitas anak)

Perkiraan kekayaan Riza menyentuh ratusan juta dolar AS — sekitar US$400+ juta, yang pernah menempatkannya dalam daftar orang terkaya di Indonesia (peringkat ke-88 versi Globe Asia tahun 2015).


👤 Kehidupan Pribadi

  • Lahir: sekitar tahun 1960.
  • Keturunan: dilaporkan dari keluarga Arab-Bugis yang lama berada di Indonesia.
  • Pernikahan: menikah dengan Roestriana Adrianti (alias Uchu Riza) pada 1985; bercerai pada 2012.
  • Anak: dua anak — Muhammad Kerry Adrianto dan Kenesa Ilona Rina.
  • Tempat Tinggal: sering tinggal di Singapura selama puncak aktivitas bisnisnya.

⚖️ Kontroversi dan Kasus Hukum

🧾 Kasus Korupsi PT Pertamina (2025)

Pada Juli 2025, Kejaksaan Agung RI menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina dan kontraktor mitranya (periode 2018–2023).

Dalam kasus ini, jaksa menyebutnya sebagai beneficial owner dari PT Orbit Terminal Merak, salah satu perusahaan yang diduga berperan dalam perjanjian kerja sama yang merugikan negara hingga ditaksir ratusan triliun rupiah.

Kasus ini juga menyeret putranya, Muhammad Kerry Adrianto Riza, yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka karena perannya dalam perusahaan lain yang diduga memengaruhi impor minyak.


🧠 Kontroversi Lain di Masa Lalu

Riza Chalid bukan nama baru dalam kontroversi besar di Indonesia:

  • Skandal “Papa Minta Saham” (2015): Namanya muncul dalam rekaman dan laporan yang melibatkan elite politik dan bisnis besar terkait perpanjangan kontrak Freeport. Meski ramai dibicarakan, ia tidak dijerat hukum dalam kasus tersebut.
  • Kasus impor minyak Zatapi (2008): Perusahaan yang terhubung dengannya pernah terseret dugaan tender impor minyak bermasalah.
  • Perkara lain: beberapa laporan juga mengaitkan dirinya dengan isu-isu terkait figur penting atau intervensi lain dalam urusan administratif di bandara — meskipun tidak selalu didakwa.

🧠 Ringkasan Singkat

Riza Chalid adalah: 

✔️ Seorang pengusaha Indonesia berpengaruh dalam industri migas dan sektor lainnya.

 
✔️ Dikenal sebagai raja/saudagar minyak Indonesia berkat dominasi bisnis impor minyak.

 
✔️ Memiliki jaringan bisnis internasional terutama di Singapura.

 
✔️ Jarang muncul publik meskipun berpengaruh luas.

 
✔️ Tersangka dalam kasus korupsi besar Pertamina 2025, yang melibatkan kerugian negara signifikan.